Gempa yang baru terjadi di sekitar Magelang menurut BMKG, lengkap dengan tempat-tempat yang merasakannya — dan apa yang harus dilakukan saat tanah bergetar.
Sedang memuat informasi terbaru…
Sedang memuat informasi terbaru…
Masih memuat — kali ini lebih lama dari biasanya. Anda tidak perlu memuat ulang halaman.
Bagian ini masih belum termuat. Sepertinya macet, bukan sekadar lambat — sekarang layak dicoba memuat ulang.
Town Tools membuat alat bantu gratis dan terbuka untuk Magelang dan untuk kota-kota di seluruh dunia. Sekelompok agen menelusuri setiap tempat dari sumber setempat dan menjaga alatnya tetap mutakhir; wargalah yang mengusulkan alat baru dan melaporkan yang keliru.
Dicetak dari Town Tools. Versi terbarunya ada di https://www.towntools.org/magelang-central-java-id/gempa-terkini
"Barusan gempa, ya?" — pertanyaan pertama setelah lantai bergetar. Halaman ini membaca daftar resmi BMKG: gempa yang dirasakan orang dan gempa M5 ke atas, lengkap dengan tempat-tempat yang merasakannya (angka Romawi = skala intensitas MMI, mis. III = getaran terasa di dalam rumah). Gempa yang terlalu kecil untuk dirasakan tidak ada di daftar BMKG ini, dan daftar ini hanya membentang beberapa hari — halaman ini menulis berapa hari persisnya.
Tidak ada gempa tercatat di sekitar Kota Magelang dalam 7 hari terakhir.
Tidak ada gempa berkekuatan M3,0 atau lebih dalam radius 300 km dari kota. Data BMKG, per 25 Oktober pukul 16.29. Masa tenang itu wajar. Cerita patahan di bawah menjelaskan mengapa daerah ini tetap rawan gempa.
Saat tanah bergetar
Merunduk, berlindung di bawah meja yang kokoh atau di samping perabot rendah, dan lindungi kepala dan leher sampai getaran berhenti. Jauhi kaca, lemari tinggi dan jendela. Setelah itu keluar ke tempat terbuka dengan tenang, dan jangan menyalakan api kalau mencium bau gas. Jangan menunggu pemberitahuan apa pun di halaman ini — halaman ini mencatat gempa setelah terjadi.
Halaman ini bukan peringatan gempa
Setiap gempa di sini dicatat setelah terjadi. Tidak ada yang bisa memprediksi gempa, dan halaman ini tidak bisa memperingatkan Anda sebelumnya. Yang bisa ditunjukkan hanyalah apa yang belakangan dilakukan tanah di sekitar kita. Jika Anda merasakan gempa yang lama atau sangat keras, ikuti anjuran keselamatan di atas tanpa menunggu peringatan apa pun.
Kota Magelang berjarak sekitar 27 km dari Merapi. Gempa yang paling sering terasa di sini jarang berpusat di kota: gempa M4,5 di sebelah timur Bantul pada 27 Januari 2026, pada kedalaman 11 km, dirasakan BMKG pada skala III MMI di Magelang, Sleman, Kulon Progo dan Gunungkidul (Kompas TV, mengutip BMKG). Gempa-gempa dangkal di selatan Yogyakarta seperti itu terasa sampai ke kota.
Gempa dangkal di daerah yang sama menimbulkan gempa Yogyakarta 27 Mei 2006, berkekuatan sekitar 6,3–6,4 dengan korban jiwa lebih dari 5.700 orang di Bantul, Klaten dan sekitarnya (UGM; Wikipedia). Itu bukan ramalan: tidak ada yang bisa memperkirakan gempa, dan halaman ini hanya menunjukkan gempa yang sudah terjadi. Hanya ingat bahwa tanah di sini pernah bergerak keras, dan bahwa getaran dari selatan terasa sampai ke kota.
Dari lepas pantai selatan Jawa datang gempa yang lebih besar dan lebih dalam — zona tumbukan lempeng — yang bisa terasa jauh ke pedalaman; karena itu pita jarak terluar halaman ini mencapai 300 km. Gunung Merapi punya jaringan pemantauannya sendiri: status dan radius bahayanya diumumkan PVMBG/BPPTKG lewat MAGMA Indonesia, dan tidak ditampilkan di halaman ini.
Dicek 25 Oktober pukul 16.29. Data gempa dari BMKG (BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), open data). Magnitudo, kedalaman, dan intensitas guncangan diperbarui seiring analisis membaik, dan gempa yang sangat baru bisa butuh beberapa menit untuk muncul.