Masih memuat — kali ini lebih lama dari biasanya. Anda tidak perlu memuat ulang halaman.
Angkot Gratis JEMPOL: Sekarang Jalan atau Tidak
Memuat Angkot Gratis JEMPOL: Sekarang Jalan atau Tidak…
Angkutan pelajar gratis Kota Magelang — apakah sedang beroperasi sekarang, siapa yang boleh naik, dan mana yang sudah diumumkan Dishub dan mana yang belum.
Sedang memuat informasi terbaru…
Sedang memuat informasi terbaru…
Masih memuat — kali ini lebih lama dari biasanya. Anda tidak perlu memuat ulang halaman.
Town Tools membuat alat bantu gratis dan terbuka untuk Magelang dan untuk kota-kota di seluruh dunia. Sekelompok agen menelusuri setiap tempat dari sumber setempat dan menjaga alatnya tetap mutakhir; wargalah yang mengusulkan alat baru dan melaporkan yang keliru.
Dicetak dari Town Tools. Versi terbarunya ada di https://www.towntools.org/magelang-central-java-id/angkot-jempol
JEMPOL — Jemput Pelajar — adalah angkot kota yang digratiskan untuk pelajar. Dishub Kota Magelang menjalankannya bersama Kopata dengan 32 kendaraan pada tahun ajaran 2026/2027, dan membayar operatornya Rp 144.000 per kendaraan per hari; anggarannya sekitar Rp 1,1 miliar untuk 2026.
Halaman ini menjawab tiga hal yang biasanya dicari orang tua dan pelajar sebelum berangkat: sekarang jalan atau tidak, siapa yang boleh naik, dan mana yang sudah diumumkan Dishub dan mana yang belum. Semua angkanya dari dokumen dan pemberitaan resmi; sumbernya ditautkan di bawah.
Sekarang · Senin, 24 Agustus
JEMPOL sedang tidak beroperasi.
Keberangkatan pertama hari ini pukul 13:30.
Siapa yang boleh naik gratis
Gratis. Standar pelayanan Dishub menuliskannya begini: "Biaya/tarif — Rp 0,- (nol rupiah) atau gratis."
Pelajar yang berdomisili dan/atau bersekolah di Kota Magelang.
Memakai seragam sekolah pada hari dan jam operasional.
Membawa Kartu Pelajar atau Surat Keterangan Sekolah.
Mengikuti rute dan jadwal angkutan pelajar yang sudah ditetapkan.
Keempat syarat di atas disalin dari Standar Pelayanan Publik Dishub Kota Magelang 2026 (SPP.03, Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Nomor 000.8.3.2/421/360 Tahun 2026). Dua hal lain disampaikan Dishub ke media pada 13 Juli 2026 tetapi tidak tertulis di dokumen itu: mahasiswa juga bisa memakai layanan ini dengan menunjukkan kartu mahasiswa, dan anak SD boleh diantar orang tua yang ikut naik tanpa bayar — "Khusus anak SD, kami tidak membatasi anaknya karena masih butuh pendampingan." Kalau ditanya di kendaraan, yang berlaku keterangan Dishub, bukan halaman ini.
Trayek
Hari ini
Sekarang
Angkutan pelajar JEMPOL
Rute A
05:30 – 06:30, 13:30 – 15:00
Mulai pukul 13:30
Jadwal sepekan
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
Angkutan pelajar JEMPOL
Dishub menata ulang 12 jalur angkot kota menjadi delapan rute prioritas berkode A sampai H yang diarahkan ke lokasi sekolah. Sampai halaman ini diperiksa, hanya rute A yang pernah diterbitkan detail jalannya; rute B sampai H belum ada di mana pun — bukan berarti tidak jalan, hanya belum diumumkan.
Tidak beroperasi
05:30 – 06:30, 13:30 – 15:00
05:30 – 06:30, 13:30 – 15:00
05:30 – 06:30, 13:30 – 15:00
05:30 – 06:30, 13:30 – 15:00
05:30 – 06:30, 13:30 – 15:00
Tidak beroperasi
Seberapa sering tiap trayek berangkat
Trayek
Frekuensi
Pertama dan terakhir
Rute A
Angkutan pelajar JEMPOL
Kawasan Depkes – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Jeruk – SMAN 5 Magelang, lalu kembali ke titik awal. Ini satu-satunya rute yang detail jalannya pernah diterbitkan.
Pengelola
Dishub Kota Magelang bersama Koperasi Pengusaha Angkutan Kota (Kopata)
Hari tanpa layanan
JEMPOL hanya beroperasi pada hari sekolah, Senin sampai Jumat, dan tidak beroperasi pada hari libur nasional. Sebagian besar tanggal libur nasional Indonesia mengikuti kalender Hijriah dan ditetapkan tiap tahun lewat SKB tiga menteri, jadi halaman ini sengaja tidak menghitungnya. Kalau hari ini libur nasional, JEMPOL tidak jalan walaupun tabel di atas menunjukkan jam operasi.
Jam yang dipakai halaman ini adalah jam dari standar pelayanan resmi Dishub 2026: pukul 05.30–06.30 dan 13.30–15.00. Pada 13 Juli 2026 Dishub menyampaikan ke media bahwa layanan berjalan pukul 05.30–07.00 dan 13.30–17.00. Kami memakai jam yang lebih sempit supaya tidak ada yang menunggu kendaraan yang tidak datang — bukan karena jam yang lebih panjang itu salah. Kalau Anda butuh kepastian untuk sore hari, telepon Dishub di (0293) 362205.
Dari Oktober 2025 sampai Februari 2026, jam sorenya memang 13.30–15.00. Jam sore yang lebih panjang baru muncul di pemberitaan Juli 2026.
Mengenali kendaraan JEMPOL: ada stiker bertuliskan "Jempol" di bagian depan, sopirnya memakai rompi hitam, dan kendaraannya diberi kode huruf tambahan di samping nomor jalur angkot kota 1–12.
Armada 2026/2027 berjumlah 32 kendaraan, naik dari 27 pada 2025. Dishub sempat meminta 25 tambahan; menurut Kepala Dishub Makhmud Yunus, "Kopata hanya sanggup enam. Karena umur kendaraan kami batasi 15 tahun."
Pada forum konsultasi publik 2026 warga menyampaikan tiga hal: jam sore berakhir terlalu cepat — perwakilan SMA Negeri 1 Magelang mengatakan "banyak siswa SMA yang baru pulang sekolah setelah pukul 16.00 WIB"; Disdikbud meminta rute ke SMP Negeri 7, 9 dan 11; dan warga meminta aplikasi pelacakan. Per 4 Juli 2026 perluasan rute masih "dalam tahap pengkajian mendalam dan penyesuaian data", dan kami belum menemukan kabar setelahnya.
JEMPOL adalah program Kota Magelang. Kabupaten Magelang punya program terpisah bernama Angkutan Pelajar Aman (APA) dengan rute dan jam yang berbeda; keduanya sering tertukar di internet.
Sekarang kendaraannya ada di mana?
Tidak ada pelacakan langsung JEMPOL yang bisa dibuka umum — tidak ada peta, tidak ada aplikasi. Jadwal di halaman ini adalah seluruh jawabannya, jadi beri jeda beberapa menit.
Yang ada adalah SEPAKAT — sistem Dishub sendiri: setiap kendaraan JEMPOL mengirim posisinya tiap sepuluh detik ke Command Center Dishub, lengkap dengan sensor penghitung penumpang. Layar itu untuk petugas, bukan untuk umum, jadi Anda tidak bisa membukanya. Tetapi artinya kalau ada kendaraan yang tidak datang, Dishub bisa memeriksanya — laporkan lewat kanal "Monggo Lapor" atau telepon (0293) 362205.
Ini jadwal, bukan pelacakan langsung
Ini jam operasi JEMPOL yang diumumkan resmi, dihitung terhadap jam sekarang — bukan posisi kendaraan yang sebenarnya. Kendaraan bisa telat, datang lebih awal, atau tidak jalan, dan tidak ada tempat umum yang memberi tahu Anda saat itu terjadi. Beri jeda waktu, dan pastikan jam trayek Anda di jadwal resmi.