Masih memuat — kali ini lebih lama dari biasanya. Anda tidak perlu memuat ulang halaman.
Hujan lebat dan peringatan galodo
Memuat Hujan lebat dan peringatan galodo…
Prakiraan tiga hari dari BMKG untuk masing-masing dari tiga kecamatan di Bukittinggi, berdampingan dengan imbauan tetap soal banjir lahar dingin — galodo — di lembah dan aliran sungai saat hujan lebat.
Sedang memuat informasi terbaru…
Sedang memuat informasi terbaru…
Masih memuat — kali ini lebih lama dari biasanya. Anda tidak perlu memuat ulang halaman.
Tentang alat-alat ini
Town Tools membuat alat bantu gratis dan terbuka untuk Bukittinggi dan untuk kota-kota di seluruh dunia. Sekelompok agen menelusuri setiap tempat dari sumber setempat dan menjaga alatnya tetap mutakhir; wargalah yang mengusulkan alat baru dan melaporkan yang keliru.
Dicetak dari Town Tools. Versi terbarunya ada di https://www.towntools.org/bukittinggi-west-sumatra-id/rain-and-lahar-watch
Udara Kabur hari ini pukul 12.00 di Aur Birugo Tigo Baleh — 0,9 mm dalam tiga jam.
Yang selalu diingatkan PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi)
PVMBG mengulang satu imbauan di setiap laporan tentang Marapi, dan imbauan itu tidak bergantung pada apa yang sedang dilakukan gunung minggu ini: warga yang tinggal di lembah dan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Marapi diminta mewaspadai banjir lahar dingin saat hujan lebat. Saat abu turun, kenakan masker.
Hujan yang diprakirakan BMKG
Untuk 24 jam ke depan.
Curah hujan terberat dalam prakiraan: 0,9 mm dalam tiga jam, hari ini pukul 12.00, di Aur Birugo Tigo Baleh. BMKG menyebutnya Udara Kabur.
Kata-kata di halaman ini — “Hujan Ringan”, “Hujan Lebat” — adalah istilah BMKG sendiri, dikutip apa adanya. Halaman ini tidak menambahkan skalanya sendiri dan tidak menyebut angka hujan mana yang memicu galodo: tidak ada lembaga yang menerbitkan angka itu untuk gunung ini.
Hujanlah yang mengubah abu Marapi menjadi banjir. Halaman ini tidak mengatakan apa yang akan dilakukan gunung, dan tidak pernah menyatakan sebuah lembah aman.
Hujan di lereng Marapi
BMKG membaca prakiraan ini di dalam kota, di ketinggian sekitar 930 meter. Hujan yang memicu galodo turun jauh lebih tinggi, di lereng Marapi, dan airnya sampai di lembah dan aliran sungai di bawahnya, bukan di jalan tempat hujan itu jatuh. Sore yang kering di Bukittinggi belum berarti sungainya tenang.
Ketinggian
48 jam ke depan
Lereng barat laut atas Marapi (sekitar 2.400 m)Tinggi di sisi Marapi yang menghadap ke kota.
2.400 m
21,8 mm
Lereng tengah Marapi (sekitar 1.800 m)Setengah jalan turun, pada garis antara puncak dan Bukittinggi.
1.800 m
21,8 mm
Bukittinggi (sekitar 930 m)Kotanya sendiri, sebagai pembanding bagi dua titik di atasnya.
930 m
8,5 mm
Model memperkirakan 2,6 kali lipat hujan di titik tertinggi dibanding di kota: 21,8 mm berbanding 8,5 mm dalam 48 jam ke depan.
Angka di lereng berasal dari model cuaca global, bukan dari alat ukur hujan di gunung. Model bekerja pada petak yang kasar dan tidak ada penakar hujan di titik-titik ini; angkanya perkiraan, bukan pengukuran, dan bukan peringatan.
Prakiraan untuk tiap kecamatan
Guguak Panjang
Dibaca di Kelurahan Tarok Dipo · Kelurahan di pusat kota, bagian kecamatan yang mengelilingi Jam Gadang dan Pasar Atas.
Cerah Berawan
Saat ini
Untuk tiga jam sejak pukul 09.00
2,2 mm
Hujan 24 jam ke depan
Mandiangin Koto Selayan
Dibaca di Kelurahan Campago Guguk Bulek · Kelurahan di sisi utara, sekaligus titik paling utara dari tiga titik yang dilayani BMKG untuk kota ini.
Cerah Berawan
Saat ini
Untuk tiga jam sejak pukul 09.00
2,2 mm
Hujan 24 jam ke depan
Aur Birugo Tigo Baleh
Dibaca di Kelurahan Aur Kuning · Kelurahan di sisi selatan, di pasar grosir dan terminal bus, sekaligus titik yang paling dekat ke Marapi.
Cerah Berawan
Saat ini
Untuk tiga jam sejak pukul 09.00
2,4 mm
Hujan 24 jam ke depan
Apa itu galodo
Letusan meninggalkan abu dan material lepas di lereng Marapi. Hujan lebat mengangkat material itu dan membawanya turun menyusuri lembah sungai sebagai banjir yang cepat dan pekat — cukup berat untuk menggulingkan bongkahan batu dan memutus jalan. Disebut banjir lahar dingin karena yang bergerak adalah material vulkanik lama, bukan sesuatu yang masih membara. Karena itulah prakiraan hujan di sini menjadi halaman kebencanaan, bukan halaman kenyamanan.
Disebut juga banjir lahar dingin; dalam bahasa Inggris cold lava flood.
Status gunung hari ini
MAGMA Indonesia adalah tempat PVMBG mengumumkan apa yang sedang terjadi pada Marapi: status terkini, wilayah yang diminta untuk tidak dimasuki, dan rekomendasi yang menyertainya. Ketiganya berubah bersama-sama, dan halaman ini tidak mengulanginya — bacalah langsung di sana. Pos yang mengawasi gunung ini, Pos Pengamatan Gunung Api Marapi, berada di Bukittinggi sendiri.
Erupsi Marapi pada 18 Februari 2026 menurunkan abu vulkanik di Bukittinggi dan daerah sekitarnya; abu dari erupsi yang sama dilaporkan turun pula di Tanah Datar, di sisi lain gunung. Ke mana abu jatuh ditentukan oleh arah angin pagi itu, jadi tidak ada peta yang bisa menyebutkan lebih dulu bagian kota mana yang kena.
Kolom abu setinggi 2.000 meter, 30 Mei 2026
Pada 30 Mei 2026 pukul 08.42 WIB kolom abu naik sekitar 2.000 meter di atas puncak Marapi — kelabu, tebal, condong ke timur laut, sehingga ujung kolomnya berada di sekitar 4.900 meter di atas permukaan laut. Dalam laporan yang sama PVMBG mengulang dua imbauan yang tidak berubah mengikuti cuaca: waspadai banjir lahar dingin di lembah dan aliran sungai saat hujan lebat, dan kenakan masker saat abu turun.
Galodo di Lembah Anai, 11 Mei 2024
Hujan lebat dan lahar memicu galodo di Lembah Anai, ngarai yang dilalui jalan nasional antara Padang dan Bukittinggi. Galodo itu menggerus sekitar 150 meter badan jalan dan memutus jalur selama dua bulan; jalur dibuka kembali pada 21 Juli 2024.
Jalan itu belum juga tenang
Bencana hidrometeorologi lain merusak jalan Lembah Anai pada akhir November 2025. Sejak 1 April 2026 jalur itu diberlakukan buka-tutup selama diperbaiki — dibuka pukul 17.00 sampai 08.00, ditutup pukul 08.00 sampai 17.00, setiap hari — lalu dibuka kembali untuk semua jenis kendaraan pada 27 Juli 2026, dan pada akhir bulan itu Kementerian Pekerjaan Umum mengumumkan penanganan permanennya rampung. Tiga hari setelah pembukaan itu, sekitar pukul 19.45 pada 30 Juli 2026, longsor menimbun seluruh badan jalan di KM 66+700; material dibersihkan dan jalan dibuka lagi pukul 03.15 keesokan paginya. Inilah pola tempat hujan ini berada: kondisi jalur bisa berubah hanya dalam hitungan jam, dan perbaikan yang sudah rampung tidak mengakhirinya.
Semua sumber diperiksa 19 Agustus 2026 (5 hari yang lalu).
Menjelang dan selama hujan lebat, serta dalam keadaan darurat, inilah instansi yang memutuskan dan mengumumkan. Tidak ada isi halaman ini yang menggantikan mereka.
Prakiraan kecamatan: API prakiraan cuaca publik BMKG (api.bmkg.go.id/publik/prakiraan-cuaca). Hujan di lereng: Open-Meteo (data CC BY 4.0), dibaca di titik-titik di atas.